Saturday, 14 July 2012

Pembuktian Terbaik dan Lengkap Mengenai Protokol Zion

Pembuktian Terbaik dan Lengkap Mengenai Protokol Zion














Oleh: Leland Lehrman||news.scotsman.com

Berikut ini adalah nominasiku untuk empat tulisan pembuktian yang paling otentik mengenai Protokol Zion, yaitu tulisan -tulisan Ivan Fraser's Proofs of an Ancient Conspiracy, Henry Makow's Protocol Forgery Arguments Are Flawed, Paquita de Shishmareff's Waters Flowing Eastward dan Peter Myers Protocols of Zion Toolkit, yang mendapat hadiah nomor satu.


Dalam penelitian dan diskusi Saya dengan Henry Makow, salah seorang sarjana yang terkemuka dalam masalah protokol, Saya juga menemukan situs Peter Myers, seorang Australia yang mungkin merupakan master yang masih hidup dalam subyek the Protocols of Zion. Lengkap dengan Tony Blizzard yang bekerja pada the Spotlight (sekarang the American Free Press) dan the Barnes Review termasuk dengan seorang penulis yang sebelumnya merupakan penulis dengan otoritas dunia, Paquita de Shishmareff dimana sewaktu masih hidup ybs tidak mempunyai keunggulan seperti yang dimiliki oleh Myers sekarang . Jika Anda membaca tulisannya yang telah dibuat link-nya, Anda akan memahaminya mengapa Saya mengatakannya demikian.

Simbol dan Logo Setan, Kerajaan Bisnis Lucifer

Simbol dan Logo Setan, Kerajaan Bisnis Lucifer








Pesan-pesan apa yang disampaikan oleh korporasi-korporasi top dunia melalui pemilihan nama-nama perusahaan dan produk mereka? The Lucent Technologies contohnya, memiliki logo perusahaan berupa lingkaran merah yang disebut a fiery read circle. Dalam kamus kata fierly didefinisikan sebagai: menyala-nyala, bergelora, penuh nafsu. Nama "Lucent" sendiri patut dipertanyakan. Beberapa peneliti meyakini nama itu adalah kependekan dari Lucifer's Enterprises. Tentu saja juru bucara perusahaan itu akan menyangkalnya. Lucent Technologies menyatakan bahwa mereka adalah pengembang dari inovasi-inovasi software terbaru, dengan merek dagang "Inferno". Apa maksud dari pemakaian kata "Inferno" atas product perusahaan super raksasa ini, yang sebelumnya dikenal sebagai AT&T Bells Labs ini?

Seorang peneliti Kristen dari Columbus University, Ohio, pernah meneliti Lucent Website melalui internet, dan ia sangat terkejut dengan apa yang ditemuinya. Ini sebagian reportasinya:

Saturday, 7 July 2012

Coca Cola & Israel : Is Not the Real Thing (eradajjal.blogspot.com)


Coca-Cola mendapat penghargaan sebagai perusahaan terbaik yang mendukung negara Israel.
Banyak disebutkan bahwa Coca-Cola mendukung negara Israel, tapi belum banyak orang yang mengungkapkannya secara terbuka.

Fahri Hassan membuat sebuah film dokumenter singkat "Coca Cola & Israel : Is Not the Real Thing" yang membeberkan fakta-fakta nyata seputar hubungan perusahaan softdrink raksasa Coca Cola dengan Zionis Israel. Film tersebut tayang perdana di Festival Film Palestina di Cape Town, Afrika Selatan, pada Oktober 2009. IslamOnline mewawancarai sang sutradara, berikut kutipannya.

Pluralisme (http://eradajjal.blogspot.com/)

" Our goal is a Christian nation. We have a Biblical duty, we are called by God, to conquer this country.. We don't want equal time. We don't want pluralism." Randall Terry, Founder of Operation Rescue.

Itulah sekelumit cetusan hati seorang penganut Kristen. Randall mungkin terlalu keras dan dicap intoleran. Tapi apa salahnya orang berda’wah jika itu perintah. Mestinya, dalam masyarakat yang plural, pernyataan Randall adalah jamak.

Mestinya Randal pernah baca tulisan Akbar S Ahmed tahun 90 an “Postmodernisme dipicu oleh semangat pluralism”. Tapi kini Randal merasa pluralisme bagai orde zaman postmo. Sebab ia memiliki rencana, bala tentara dan dana. Dipromosikan pada area sacred yakni agama, dan profane yakni masyarakat luas. Ini merupakan kelanjutan proyek Barat modern yakni sekularisasi. Pengembangan paham pluralism pada masyarakat modern, Peter Berger (1967) membantu proses sekularisasi. Padahal pada kesempatan lain dia pernah menyatakan sekularisasi umat Islam telah gagal kini sebagai gantinya adalah pluralism.

eradajjal.blogspot.com Memahami Lingkup Konspirasi Yang Sangat Luas Cakupannya

(Conspiracy Too Monstrous To Conceive)
Oleh: Henry Makow Ph.D.

"Orang akan menghadapi kendala ketika dihadapkan kepada sebuah konspirasi yang begitu dahsyat, dan dia tidak akan mempercayainya bahwa itu ada"
J. Edgar Hoover

Dunia kita dewasa ini berada dalam genggaman manusia-manusia pemuja Setan."

Orang kecut akan bisikannya, akan tetapi bukti terhampar menatap kita setiap harinya.

George W. Bush, Sang Presiden dari "Dunia Bebas" adalah seorang anggota "Skull and Bones" yang merupakan salah satu bagian dari ordo Illuminati. Kakek, ayah serta pamannya adalah anggota juga.

Konspirasi teory : Daftar Ilmuwan yang Tewas (eradajjal.blogspot.com)

(Sumber: Jerry D. Gray, “Deadly Mist: Upaya Amerika Merusak Kesehatan Manusia”, Jakarta: Sinergi, Cet. I, Januari 2009, hal. 198-215)

Anda harus bertanya-tanya mengapa (kira-kira 100) ilmuwan terkenal dunia tewas secara misterius baru-baru ini. Sebagian dari mereka sedang bekerja bagi kesejahetraan umat manusia dengan melakukan penelitian untuk menemukan alat-alat yang dapat menghadang senjata biologi dan membantu menolong orang-orang dari kejahatan senjata penghancur massal itu. Sebagian lagi dari mereka memang tidak.

Dajjal Menurut Hadits

DAJJAL banyak kontroversi di kalangan ulama tentang sosok ini,
ada yang bilang DAJJAL SETAN,Ada juga yang bilang dia (DAJJAL) adalah manusia namun ada juga berkesimpulan bahwa DAJJAL keterunan MANUSIA Dan JIN,
Namun Kami tidak dapat menyimpulkan siapa sebenarnya DAJJAL, Namun ini Kami sajikan dalam hadits,dan kesimpulan ada di tangan Anda.

Monday, 13 February 2012

Freemasonry di Indonesia


Freemasonry di Indonesia atau pada masa Hindia-Belanda dulu merupakan rumah pertemuan bagi kaum Vrijmetselarij yang dalam bahasa Belanda Loge atau Loji. Pada bulan Februari 1961. Salah satu yang paling terkenal adalah Adhuc Stat alias Loji Bintang Timur yang terletak di Menteng, Jakarta Pusat, yang kini dipakai sebagai Gedung Bappenas. Dulu, gedung ini dikenal masyarakat luas sebagai Gedung Setan, karena sering dipakai sebagai tempat pemanggilan arwah orang mati oleh para angota Mason.
Dr. T.H. Stevens, seorang sejarawan Belanda, dalam bukunya berjudul "Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia 1764-1962", yang edisi bahasa Indonesianya diterbitkan oleh Sinar Harapan dalam jumlah yang sangat terbatas, banyak memaparkan tentang gerakan dan tokoh-tokoh Freemasonry di Indonesia. Tokoh-tokoh Mason Indonesia menurut buku tersebut —yang dilengkapi foto-foto ekslusif sebagai buktinya— banyak menyangkut nama-nama terkenal seperti Sultan Hamengkubuwono VIII, RAS. Soemitro Kolopaking Poerbonegoro, Paku Alam VIII, RMAA. Tjokroadikoesoemo, dr. Radjiman Wedyodiningrat, dan banyak pengurus organisasi Boedhi Oetomo.